Minggu, 07 Maret 2010

Ketika Jiwa Bicara Cinta






Biarkan


Dalam kesunyian jiwa aku merindumu
Semua telah berlalu namun membeku di hatiku
Ingin sekali meleburkan kebekuan namun sulit bagiku
Beribu hati melintasiku
Beribu hati pula telah kulintasi
Namun sulit pula bagiku untuk mengakhiri kesetiaan untukmu
Inikah rasa memliki dalam mencintai
Atau mungkinkah nafsuku yang melebur dalam cinta
Atau sekedar kerinduan yang tak terbayarkan
Atau mungkin juga ini adalah jiwa seorang pecundang
Yang berkata namun tiada berbuat
Ingin sekali menjelma menjadi anak kecil dengan keceriaan dan tangisannya
Ingin pula menjelma menjadi burung dengan sayap terbang bebas melayang
Namun inginku hanyalah sebuah angan dan khayalan
Waktu semakin tinggalkan aku
Dan ku sendiri menanti yang tak tentu
Aku akan pergi dan kusimpan kisah ini di hati yang terdalam
Walau kisahku tak seperti kisah tambora dan krakatau yang menakjubkan
Namun tetap kan ku kunci di dalam hati sebagai kenangan yang sulit terhapuskan
Jika suatu saat kau merindukan maka pejamkan matamu
Begitu juga aku akan memejamkan mata saat merindukanmu
Karena Yang Maha Cinta juga akan memejamkan mata kita
Saat Dia merindukan

---akbar untuk yang merindukan---


Tangisan Anak Kecil Pada Sang Ibu

Taukah kamu jika menagis sedih karena cinta?
Kau bagai anak kecil yang menagis pada ibunya
Cinta itu kedewasaan yang perlu pengertian
Cinta tidak membuat tangis karena kesedihan
Cinta tidak membuat Duka dan lara
Cinta itu kebahagiaan dan tangis bahagia
Karena cinta ada karena Yang Maha Bahagia

---akbar untuk yang cengeng---


Cinta dan Nafsu

Cinta itu bukan nafsu
Tapi nafsu selalu mengikuti cinta

---akbar priyono---

Semangat

Kalau kau benar mencintainya maka semangatlah
Kalau kau pahit dalam mencintai sesungguhnya kau temukan manis dalam semangat
Semangat itu berjuang mendapatkan cintanya
Itulah rasa memiliki sesungguhnya yang ada dalam cinta
Itu karena kau takut kehilangannya
namun jika kau sudah terlambat dan kau kehilangannya
Boleh saja kau menghapusnya dari hatimu
Dan mencari yang lebih baik dari dia
Karena cintamu bukan berakhir untuk dia semata
Namun jika kau ingin tetap bersamanya maka tunggulah dia
Namun jika kau tak kuat menunggu
Maka kumpulkan energi dalam jiwa dan ragamu untuk berkata
aku cinta kamu! aku rindu kamu! aku ingin memilikimu!
Dan rebutlah dia dari tangan yang memilikinya karena sebelum ikatan suci kau punya hak juga
Dan berkata cintakah kau padaku? karena aku mencintaimu!
Inilah semangat keberanian dalam mencintai
Dan jika yang memilikinya tidak ingin melepaskannya tak usahlah kau kucurkan darah untuknya
Tapi tinggal kau berkata kau pilih aku atau dia?
Jika jawaban tak sesuai dengan inginmu
Sesungguhnya Tuhanmu lebih tau jalan cinta terbaikmu
Dan jika kau tidak terima keputusan ini dan kau mengatasnamakan cinta untuk bertumpah darah, sesungguhnya kau rugi atas nama cinta
Semua yang kusebut itu jika kau adalah sang pemberani dan ingin menjadi kesatria cinta
Namun jika kau tetap ingin disebut pecundang maka tunggulah dia hingga rambutmu beruban atau sampai keliang lahat
Seperti halnya diriku sebagai seorang pecundang

---akbar priyono---

Keyakinan
Yakinlah apa yang kau yakini bahwa keyakinanmu itu benar
Namun apabila kau meyakini masih terdapat keraguan maka tetap yakinlah bahwa keyakinanmu itu benar
Karena cinta hakiki butuh kebenaran
Dan kebenaran berawal dari keyakinan
Yakinlah bahwa ia cintamu
Yakinlah bahwa ia yang benar untukmu
Karena dengan demikian itu dapat membangkitkan jiwa kesetiaan dalam dirimu
Bila takdir berkata lain sesungguhnya kau tak bisa mengalahkan kehendak Yang Maha Cinta
Bukankah berawal dari keyakinanlah Ibrahim menemukan Yang Maha Cinta

---akbar priyono---
Hakekat Hidup

Hakekat hidup adalah berjalan dan beredar dalam ekliptika cinta untuk kembali kepada Sang Pemilik Cinta

---akbar priyono---
Cinta Sejati

Cinta Sejati adalah ketika kau tidak ingin berpisah dengan yang kau cintai namun Dia berkehendak lain,tapi jiwanya tetap ada di jiwamu dan kau tetap merindukannya.

---akbar priyono---

Sejatinya Cinta

Sejatinya cinta adalah kau takkan menodai cintaNya dengan nafsu walau nafsu ada untuk cintaNya dan kau berjuang mendapatkan cintanya karenaNya

---akbar priyono---

Kata Seorang Pemuda

Seorang pemuda pernah berkata pada adik-adik yang dicintainya"Hati perempuan itu laksana cermin yang mana jika kau tak merawatnya maka cermin itu akan buram dan mudah pecah karena jatuh,oleh karenanya pandailah menjaga perasaannya" dan pada suatu hari lagi pemuda itu bergurau pada sahabatnya "wanita itu bukan racun dunia melainkan madu dunia karena dengan kemanisannya lelaki bisa melupakan segalanya" dari semua itu wanita harus pandai menjaga diri karena dengan mudah lemahnya perasaan mudah pula untuk tergoda.
Tapi seperti apa mereka mengibaratkan perasaan lelaki?

---kak akbar untuk aotm---

Keadilan

Ketika kau mencintai karena kau melihat kelebihan yang dimilikinya maka
janganlah kau pergi ketika kau melihat kekurangannya
Ketika kau mencintai dan kau tahu bahwa ia banyak kekurangannya
sesungguhnya kau telah mendapatkan kelebihan yang pasti
Cinta itu adalah menerima
Kalau kau hanya mencari kelebihan sesunggunya kau pun banyak kekurangan
Namun tidaklah salah kalau kau mencari kelebihan asal kau juga banyak kelebihan
Namun ingatlah juga yang berlebih hanyalah Yang Maha Sombong yaitu Yang Maha Cinta


---akbar priyono---

Berkaca diantara dua Cermin

Diantara dua cermin satu ragaku menjadi dua
Namun tetap ragaku adalah satu
Walau begitu aku memiliki dua jiwa
Bukan berarti ku memiliki dua nyawa
Melainkan ku memiliki dua sifat yang saling bertentangan
Kadang aku berkata dengan cinta aku dapat mengalahkan nafsu
Di satu sisi aku berkata dengan nafsu aku bisa dapatkan cinta
Karena aku...karena aku adalah GEMINI
Lambang bintang yang lahir dibulan juni

---akbar priyono---

Ketanagan

Aku bagai pasifik lautan yang penuh misteri
Tenang namun dalam
Membawa berkah namun juga bencana
Membuatmu jatuh cinta namun juga menyakitkannya

---akbar priyono---

Merayumu

Kurindu tangismu karena disaat menangis kau bagai bidadari yang kehilangan selendangnya
Kurindu senyummu karena senyummu semanis madu
Kurindu tatapmu karena tatapanmu memancarkan cahaya bintang dilangit
Kurindu wajahmu karena wajahmu menunjukkan kaulah wanita tercantik di dunia ini

---akbar priyono---

Kerudung Coklat

Kaulah wanita yang paling indah dan manis bagai brownies yang pernah ada selama hidupku

---akbar priyono---

Biasa

Aku bahagia walau kau tinggalkan aku
Karena hal itu biasa bagiku
Bagiku biasa di tinggal orang yang kucintai
Saat kau pergi kebahagiaanku bertambah karena ku terbang bebas bersama burung-burung diatas awan cinta

---akbar priyono---


Kenapa

Kenapa kau berpisah karena kau bertemu
Kenapa kau bahagia karena kau bersedih
Kenapa kau mengakhiri karena kau mengawali
Kenapa kau dicintai karena kau mencintai

---akbar priyo
no---

Layang-layang dan Angin

Tetaplah menjadi angin karena aku akan manjadi layang -layang yang setia menunggumu
Namun janganlah kau menjadi badai karena sesungguhnya kau akan menyakitiku
Jadilah angin yang penuh kasih karena ku ingin terbang bersamamu di atas awan cinta


---akbar priyono---
Karena Ideologi Mereka Terpisahkan

Perempuan itu bernama Dara mempunyai kekasih bernama Gyo ,mereka dua sejoli yang sulit terpisahkan karena cinta sudah mengalir di dalam darah mereka,namun takdir berkehendak mereka hidup di zaman otoriter berkuasa rezim yang melenyapkan komunis namun sungguh tidak adil ketika keturunan dari para anggota partai komunis pun dikucilkan,Dara adalah anak petani yang dimana waktu itu petanilah yang menjadi rekrutan partai komunis,sedangkan Gyo keturunan pegawai pemerintah yang tentu menentang salah satu pihak keluarganya berhubungan dengan anak mantan anggota partai komunis,Dara adalah mahasiswa di universitas swasta dan Gyo adalah polisi ,bahagia dan sedih mereka hadapi hingga pada akhirnya....................................

Minggu pagi itu di bulan maret tahun 1992 atau delapan belas tahun yang lalu, saat mentari baru saja terbit diiringi kicauan burung peking dan kokokan ayam jantan serta hembusan sejuk angin sepoi pagi dan jalanan kecil berbatu hanya terdengar suara kayuhan sepeda ontel para pedagang yang dalam perjalanan ke pasar serta buruh tani yang berjalan gugup karena merasa kesiangan di sudut lain di sebuah rumah joglo besar yang tua seorang wanita sedang membetulkan tempat tidurnya, sebuah tempat tidur lawas yang terbuat dari besi dan gadis itu sendiri namanya Dara orang -orang biasa memanggilnya "Dar" seorang gadis desa yang umum dengan gadis desa lainnya.Dar seorang anak petani yang cukup terpandang di desanya karena memiliki sawah luas, dia kuliah di Unikal Pekalongan namun karena masih liburan dia menghabiskan waktu liburannya di rumah, setelah membetulkan tempat tidur Dar mengisi kolam air mandi dari sumur yang sudah tua dan berlumut di sebelah rumahnya
akhirnya penuh juga "ucapnya
Namun Dar tidak langsung mandi malah membantu masak Emaknya" namanya Sukya
dan beberapa jam kemudian nasi dan lauknyapun hampir matang karena masaknya diatas tungku dan bahan bakar kayu masaknyapun lama padahal cuma masak nasi dan lauknya pecak ikan tongkol,tempe pecak dan lalap lembayungserta kemangi.
Si Dar makan duluan dan mak lebih memeilih membersihkan dapur sederhananya,si Dar pun makan didepan sambil menonton televisi, sebuah televisi hitam putih dan hanya ada siaran TVRI.
Sedang menikmati siaran talk show di TVRI dan menikmati makanan,tiba-tiba terdengar suara motor didepan rumahnya,sambil memegang piring dan mengintip dari jendela terlihatlah seorang yang sedang meletakkan helm di spion motor,berambut cepak,berkacamata hitam dan celana coklat serta sepatu kulit yang terlihat kinclong karena mungkin habis disemir.Si Dar pun kaget dan langsung lari kebelakang sambil bilang pada Emaknya sambil bilang "mak enten tamu!!
Sopo Dar"sambut mak
Rencang Kulo mak" jawab Dar
Dar pun memohon pada maknya untuk menemuinya karena Dar mau cuci tangan dan mandi.
Tok''tok''tok'' assalamualikum! tok!tok! assalamualaikum"suara pintu depan
Emak pun membalas Waalaikumsalam,,, to be continued

---akbar priyono---











karena cinta aku bahagia namun banyak orang juga yang berkata karena cinta mereka menderita, cinta dan nafsu adalah sunnatullah yang terjadi pada setiap manusia,kita sebagai makhluk berakal pandailah membedakan mana yang benar. akbar priyono

Tidak ada komentar:

Posting Komentar